HAPIJABAR.COM, Bandung – Memasuki usia ke-33 tahun, Himpunan Advokat Pengacara Indonesia (HAPI) terus berkomitmen memperkuat kualitas dan integritas anggotanya. Bagi Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan Anggota, Yuli Asmar, S.H., momentum HUT ini menjadi refleksi penting atas peran strategis pembinaan dan pengawasan dalam menjaga kehormatan organisasi.
Menurutnya, pembinaan adalah fondasi utama dalam membentuk advokat yang profesional, beretika, dan bertanggung jawab. “HUT ke-33 ini mengingatkan kita bahwa pembinaan bukan sekadar program, tetapi proses berkelanjutan untuk memastikan setiap anggota memahami dan menjalankan kode etik profesi secara konsisten,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pengawasan bukan bertujuan mencari kesalahan, melainkan menjaga standar dan marwah profesi. Dengan pengawasan yang objektif dan tegas, organisasi dapat melindungi anggotanya sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap HAPI.
Di usia yang semakin matang, HAPI diharapkan mampu memperkuat sistem evaluasi, meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan, serta menegakkan aturan organisasi secara adil dan transparan. “Advokat HAPI harus menjadi teladan dalam integritas dan disiplin, karena citra organisasi melekat pada setiap anggotanya,” tegas Yuli Asmar.
HUT ke-33 HAPI menjadi momentum konsolidasi internal untuk memastikan bahwa pembinaan dan pengawasan berjalan seimbang mendorong peningkatan kualitas sekaligus menjaga kehormatan profesi advokat di tengah dinamika penegakan hukum yang terus berkembang.
Editor : Roni Maulana Arsy
Kabid IT HAPI JABAR
